
Verifikasi biometrik adalah proses pencocokan data menggunakan data biometrik, seperti wajah, sidik jari, dan iris mata. Cara ini dinilai lebih akurat karena mesin secara otomatis akan mencocokkan suatu data dengan data biometrik masing-masing orang. Dengan begitu, risiko kesalahan dan penipuan bisa dikurangi.
Verifikasi biometrik dapat digunakan dalam banyak kebutuhan. Kecepatan dan akurasi yang tinggi dari solusi ini membuatnya kerap diadaptasi dalam berbagai sektor.
Apa saja manfaat verifikasi biometrik dalam kehidupan sehari-hari? Yuk, simak di bawah ini:
1. Keamanan Perbatasan Wilayah
Kelebihan biometrik dalam pengamanan perbatasan wilayah atau border management adalah dapat memverifikasi identitas masing-masing orang yang melintas di sebuah daerah, sehingga keamanan lebih terjaga dan deteksi terkontrol.
Verifikasi biometrik dalam border management penting untuk mengatur alur keluar-masuk orang-orang di sebuah wilayah, khususnya yang ramai dan sibuk.
2. Sistem Identitas Nasional
Cara kerja verifikasi biometrik dalam sistem identitas nasional secara garis besar adalah mempercepat proses identifikasi dan pencocokan data seseorang dengan akurasi yang tinggi. Hal ini berguna untuk mendeteksi adanya data yang terduplikasi ataupun tindakan penipuan identitas.
Dengan sistem verifikasi identitas nasional yang kokoh dan akurat, berbagai kegiatan publik dapat dijalankan dengan lebih efektif, contohnya pemberian bantuan sosial dan pelayanan kesehatan.
3. Lembaga Kepolisian
Solusi verifikasi biometrik juga dapat dimanfaatkan untuk lembaga kepolisian. Identifikasi seseorang dapat lebih mudah dengan adanya verifikasi biometrik, misalnya dengan face recognition dan pemindaian sidik jari.
Lembaga kepolisian dapat memanfaatkan verifikasi biometrik untuk tindakan forensik. Sidik jari dan pemindaian wajah dapat digunakan untuk identifikasi lebih cepat dan akurat.
4. Daftar Kehadiran
Pasti Anda sudah familiar dengan absen menggunakan foto wajah dan sidik jari. Nah, manfaat biometrik bagi perusahaan dalam hal ini adalah dapat melacak kehadiran karyawan dengan lebih mudah. Pemalsuan data pun bisa dihindari.
Karyawan dapat dengan mudah absen lewat mobile apps ataupun fingerprint scanner untuk menginput data kehadirannya secara otomatis.
5. Perbankan
Penggunaan biometrik dalam perbankan banyak ditemui saat ini, mengingat aksi penipuan siber marak terjadi. Salah satu yang sering diterapkan adalah teknologi biometrik untuk KYC atau eKYC.
Verifikasi biometrik untuk eKYC dapat membantu bank ataupun fintech untuk memastikan kebenaran identitas dari calon nasabahnya. Hal ini penting untuk mencegah kerugian akibat penipuan.
Selain itu, biometrik untuk autentikasi juga berguna untuk memastikan bahwa user berhak untuk menerima izin akses ataupun aktivitas transaksi.
6. Akses Kantor
Biometrik untuk akses kontrol kantor pun menjadi salah satu kebutuhan di sejumlah gedung. Pasalnya, ada beberapa ruangan yang tidak boleh bebas dikunjungi oleh orang banyak.
Demi keamanan yang lebih terjamin, autentikasi biometrik menjadi pilihan. Ditambah lagi, histori keluar-masuknya orang juga dapat dilacak dan diketahui lebih mudah.
7. Pemantauan Area
Implementasi biometrik pada sistem keamanan dapat ditemukan pula dalam hal area monitoring. Alat CCTV yang telah ditambahkan real-time facial recognition seperti BioWatchTM dapat memverifikasi identitas orang-orang yang terekam dengan data yang sudah terdaftar di sistem.
Hanya dengan pengenalan wajah, sistem dapat mengetahui identitas orang yang terdeteksi kamera.
8. Pencegahan Deepfake
Liveness detection biometrik digunakan untuk deteksi deepfake. Fitur anti-spoofing biometrik ini penting dalam aplikasi mobile bank dan layanan publik lainnya agar tidak mudah diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Untuk memudahkan user, ada teknologi passive liveness detection yang tidak memerlukan gerakan atau interaksi tertentu. Passive liveness detection hanya membutuhkan satu kali selfie untuk mendeteksi deepfake dan memastikan bahwa orang yang bersangkutan adalah manusia.
9. Distribusi Bantuan Sosial
Penyaluran bantuan sosial akan lebih tepat sasaran bila identitas penerima diverifikasi dengan biometrik. Wajah penerima akan dicocokkan dengan identitas yang terdaftar, sehingga proses verifikasi lebih cepat dan akurat.
Solusi verifikasi biometrik dalam distribusi bantuan sosial akan mendukung kelancaran kegiatan dan pemberian yang lebih adil.
10. Syarat Mendapatkan Visa
Pengajuan visa juga dapat memerlukan data biometrik seperti sidik jari dan wajah. Data biometrik tersebut mempermudah proses verifikasi data di kedatangan. Keamanan pun lebih terjaga dari risiko adanya penyusup atau penyalahgunaan identitas.
Itulah sejumlah manfaat verifikasi biometrik dalam kehidupan sehari-hari. Temukan solusi verifikasi biometrik yang tepat untuk perusahaan Anda bersama Interbio Technologies.
Hubungi kami lebih lanjut di info@interbio.id, miliki pengalaman transformasi digital terbaik untuk bisnis Anda.